Penggunaan Kata Milik

Secara umum kalian pasti sudah tahu makna dari milik. Secara singkatnya adalah kepunyaan, namun jika kata milik mendapat imbuan maknanya berbeda lagi. Seperti itulah bahasa Indonesia, berbeda dengan bahasa lainnya. Ketika kata milik dibarengi dengan kata bersama (milik bersama) artinya menjadi barang tersebut adalah bukan barang pribadi lagi. Nah jika tambahan katanya adalah pribadi, maka barang itu masih milik pribadi. Disini kata pribadi adalah sebagai penjelas. Maka dari itu kata milik bisa diberi imbuan lalu maknanya juga berbeda. Berikut ini adalah kata milik yang diberi imbuan dan dimana bisa digunakan :

1. Memiliki
Kata milik yang diberi awalan me ini berarti mempunyai. Contohnya Ani kini sudah memiliki sepeda. Jadi kata memiliki merupakan wakil dari barang seseorang. Artinya ketika seseorang bilang memiliki berarti itu sudah pasti barang itu milik dia bukan yang lainnya.

2. Termiliki
Berbeda dengan yang ini, kalau termiliki berarti sudah menjadi milik. Sama juga dengan kata dimiliki, jadi ini mewakili orang ketig bukan kepunyaan orang pertama (saya). Contohnya Akhirnya mobil tersebut dimiliki oleh Andi. Jadi yang biasa mengucapkan termiliki adalah orang lain bukan diri sendiri.

3. Kemilikan
Jika milik yang ini, di beri awalan ke diakhiri an yang berarti hak milik. Ketika sudah berbicara hak tentu sudah paten punya seseorang dan orang tersebut memiliki kewenangan atas barang tersebut.

4. Kepemilikan
Berbeda dengan kemilikan, jika kepemilikan berarti perihal pemilikan. Contoh ketika seseorang ditanya mengenai hak milik, biasanya nanti akan disebutkan mengenai kepemilikan dari tanah tersebut.

Kurang lebih seperti itu penjelasan tentang penggunaan kata milik. Dari keempat kata tersebut sudah sangat jelas berbeda sekali dalam menggunakannya. Selain itu maknanya juga berbeda. Berikut ini contoh kalimat yang akan menjelaskan tentang kata milik.

Belum lama ini Ibu Tita memiliki pekerjaan baru. Yang mana sebelumnya ia bererja sebagai buruh cuci, kini sudah bisa membuat usaha sendiri. Hasil dari buruh cuci selama bertahun tahun ia tabung, dengan ditambah uang dari anaknya akhirnya mampu membeli sepetak tanah. Tanah tersebut milik Pak Ahmad, kini berpindah kepemilikan kepada Ibu Tita. Akhirnya setelah bersusah payah selama puluhan tahun, apa yang diimpikan akhirnya termiliki juga. Sehingga kini Ibu Tita tak perlu mencuci baju orang lain, ia cukup menjajahkan jualannya kepada orang lain.

Sudah jelas bukan penggunaan dari kata milik tersebut. Setidaknya menambah kosa kata anda ketika akan menulis berita atau artikel. Anda bisa memilih kata kata tersebut untuk digunakan. Namun tetap saja perlu perhatian, karena harus meyesuaikan dengan kata sebelumnya. sehingga tulisannya nanti enak dibaca, tidak rancu atau lain sebagainya.

Syarat Menjadi Guru Ke Rumah Bandung

Pada masa sekarang kegiatan belajar mengajar tidak lagi hanya dilakukan di sekolah saja, namun dengan guru ke rumah Bandung, pengajar bisa datang dan mengajar langsung di rumah siswanya. Tidak sedikit siswa yang mengerti dengan materi namun merasa kesulitan untuk mengerjakan soal latihan. Hal ini berarti bahwa sang anak tersebut belum memahami materi dengan baik.

Biasanya penyebab utamanya ialah karena ketika di sekolah, dia malu untuk menanyakan hal yang tidak ia mengerti. Oleh sebab itu, dia jadi tidak paham betul dengan materi yang diajarkan tersebut dan mengalami kesulitan saat mengerjakan soal.

Kriteria yang Pas Guru Ke Rumah Bandung
Sehubungan dengan hal di atas maka bukan hal yang mudah untuk menjadi seorang guru ke rumah Bandung. Karena mereka harus mampu membuat apa yang tidak tahu menjadi tahu, belum mengerti jadi mengerti, bingung menjadi paham. Berikut ini kriteria atau syarat untuk menjadi guru ke rumah Bandung.

1. Memiliki Pengalaman Mengajar
Latar belakang seorang guru les privat tentu penting untuk Anda cek sebelum menjadikannya guru privat ke rumah Anda. Calon guru les yang hendak Anda sewa haru memiliki pengalaman mengajar yag baik. Anda juga dapat menanyakan apakah mereka memiliki sertifikasi dan prestasi khusu dalam bidangny atau tidak.
Jika semuanya masih terasa belum meyakinakan, Anda dapat mencari pendapat dari orang lain atau melihat ulasan yang diberikan oleh par pelanggan sebelumnya. Biasanya guru les yang telah handal memiliki sederet komentar yang baik.

2. Kepribadian Guru Les Privat
Selain kemampuan yang harus menunjang, kepribadian dari seorang guru les juga harus Anda perhatikan. Seorang guru privat yang baik akan mampu menyalurkan materi pembelajaran dengan dengan cara yang friendly. Sehingga siswa apalagi anak-anak yang sedang belajar bias menikmati pembelajaran dengan baik. Jika mereka telah nyaman dalam pembelajaran, kemungkinan mereka mengerti materi pun lebih besar.

3. Jago Mengajar Segala Usia
Perlu Anda ketahui bahwa tidak semua guru les bisa mengajar dan cocok untuk segala usia. Mereka yang handal mengajar orang dewasa belum tentu jago mengajar anak-anak. Hal ini karena anak-anak akan membutuhkan perhatian yang lebih dari orang dewasa.
Guru les anak-anak biasanya cenderung lebih ramah dan kreatif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Mereka mampu membuat anak-anak nurut tanpa harus memarahinya.

4. Disiplin
Seorang guru merupakan contoh bagi setiap muridnya. Oleh sebab itu, kedisiplinan yang dimiliki oleh seorang gur les privat sangatlah penting. Jika gurunya tidak disiplin, jangan salahkan anak didiknya jika tidak disiplin juga. Oleh Karen aitu, pastikan guru privat memiliki sikap disiplin yang baik.